You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Punggur Kapuas

Desa Punggur Kapuas

Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI DESA PUNGGUR KAPUAS, KECAMATAN SUNGAI KAKAP, KABUPATEN KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT

Edukasi Peduli Lingkungan Bagi Siswa SDN 38 Sungai Kakap

Admin Desa Punggur Kapuas 10 September 2022 Dibaca 53 Kali
Edukasi Peduli Lingkungan Bagi Siswa SDN 38 Sungai Kakap

Tim KKN-PPM UGM 2022 KB003 Unit Sungai Kakap melaksanakan program Edukasi Peduli Lingkungan bagi siswa-siswi Kelas 3A SDN 38 Sungai Kakap. Program tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait urgensi kepedulian lingkungan serta contoh aksi nyata sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Di samping itu, program tersebut juga bertujuan untuk membangun kesadaran sejak dini bagi para siswa untuk menerapkan kebiasan-kebiasaan baik yang mendukung kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Edukasi Peduli Lingkungan dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan yaitu Selasa, 19 Juli 2022 dan Senin, 25 Juli 2022.  

Pertemuan pertama merupakan sesi pemaparan materi dengan dua pokok bahasan yaitu Sampahku, Tanggung Jawabku dan Budaya Hemat Energi. Materi Sampahku, Tanggung Jawabku membahas dari mana sampah berasal, aksi 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle), jenis-jenis sampah, dan urgensi serta ajakan memilah sampah. Materi Budaya Hemat Energi membahas mengenai alasan dan cara menghemat energi. Di akhir sesi materi, Tim KKN-PPM UGM membagikan stiker berisi ajakan untuk mencabut dan mematikan peralatan listrik yang sudah tidak digunakan dalam rangka menghemat energi. Selain itu, Tim KKN-PPM UGM juga menyerahkan kepada pihak sekolah dua tong sampah yang terdiri tong sampah organik dan anorganik yang terbuat dari ember cat bekas dan poster tentang edukasi pemilahan sampah.

            Pertemuan kedua merupakan sesi praktik pembuatan ecobrick sebagai wujud aksi nyata 3R. Ecobrick merupakan bahan penyusun bangunan yang terbuat dari botol plastik bekas berisi sampah plastik kemasan yang dipadatkan. Para siswa diminta untuk membawa sampah plastik kemasan makanan atau minuman dan sampah kantong plastik sebagai bahan baku pembuatan ecobrick serta juga tusuk bambu sebagai alat yang berfungsi untuk memadatkan sampah plastik dalam botol. Para siswa begitu antusias membuat ecobrick. Ecobrick yang telah selesai dibuat oleh kemudian ditimbang dan dicatat beratnya. Hasilnya, ecobrick karya para siswa kelas 3A SDN Sungai Kakap ini telah berkontribusi mengurangi sampah plastik sebanyak 620 gram.

Selain itu, para siswa juga diminta untuk membuat komitmen bersama aksi nyata peduli lingkungan dengan menuliskan di atas kertas warna-warni berisi satu kebiasaan baik yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari secara berkelanjutan. Kebiasaan baik yang dimaksud misalnya seperti menghabiskan makanan, memilah sampah, mematikan peralatan listrik yang sudah tidak digunakan, membuang sampah pada tempatnya dan lain sebagainya. Kertas warna-warni tersebut kemudian ditempelkan pada asturo hitam besar. Di akhir sesi, tim KKN-PPM UGM membagikan bingkisan kepada para siswa sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka selama mengikuti program Edukasi Peduli Lingkungan dengan penuh semangat.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image